Berita Desa Internasional Investigasi Paralegal Politik

Atasi Harga Gabah Anjlok, Bupati Ponorogo Kang Giri Upayakan Genjot Penyerapan Dalam Dan Luar Ponorogo

Ponorogo,Sinarpolitan.com-Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Ponorogo untuk menyelesaikan permasalahan anjloknya harga gabah yang saat ini dikeluhkan petani. Di mana harga gabah pada panen raya kali ini hanya di kisaran 4 ribu rupiah.

Menurut Bupati Ponorogo, H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., ketika ditemui selepas rapat dengan stakeholder terkait, Kamis (15/07/2021), penyebab anjloknya harga gabah ini salah satunya adalah tidak sebandingnya produksi dan konsumsi beras di Kabupaten Ponorogo. Di mana dalam 1 tahun, konsumsi lokal hanya menyerap 82.693 ton. Sedangkan produksi petani mencapai 296.749 ton per tahun.

Upaya pertama yang dilakukan Pemkab Ponorogo dengan memaksimalkan penyerapan lokal. Di mana dari program beras lokal untuk ASN dalam satu bulan bisa menyerap 78 ton. Berikutnya mengupayakan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menggunakan beras produksi petani Ponorogo.

Selain memaksimalkan pasar lokal, Pemkab Ponorogo juga berupaya meningkatkan penyerapan beras ke pasar luar Ponorogo. Saat ini Kang Giri sudah berkomunikasi dengan kepala daerah lain, seperti Pacitan dan Surabaya untuk menyerap beras Petani Ponorogo. Menurutnya, peluang menyuplai pasar luar Ponorogo masih terbuka, karena masih banyak daerah lain konsumsi berasnya lebih tinggi daripada produksinya.

Selain itu, Kang Giri juga sudah berkomunikasi dengan Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini terkait penyerapan beras untuk bantuan sosial. Beliau berharap bantuan pada daerah dengan produksi beras rendah, bisa disuplai dari petani Ponorogo.

Lebih lanjut, Kang Giri juga meminta Bulog menyerap lebih banyak beras petani lokal Ponorogo.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *