Berita Desa Bisnis Internasional Investigasi Paralegal Politik

Hukum Jaminan Untuk Menjamin Kewajibannya Dalam Suatu Perikatan

Madiun,Sinarpolitan.com-hukum jaminan merupakan aturan yang mengatur hubungan hukum antara kreditor dan debitor terkait pembebanan jaminan dalam pemberian kredit
Jaminan yaitu suatu tanggungan yang diberikan oleh seorang debitor dan atau pihak ketiga kepada kreditor untuk menjamin kewajibannya dalam suatu perikatan.Jumat (23/07/2021)

Jaminan menurut Hartono Hadisoeprapto
Adalah sesuatu yang diberikan
kepada kreditor untuk menimbulkan keyakinan bahwa debitor
akan memenuhi kewajiban yang dapat dinilai
dengan uang yang timbul dari
suatu perikatan.
jaminan pula..yang membuat kreditur akan lebih terjamin posisinya dalam perjanjian
kalau terkait hukum jaminan..yaitu keseluruhan kaidah-kaidah hukum yang mengatur hubungan hukum antara pemberi dan penerima jaminan dalam kaitannya dengan pembebanan jaminan untuk mendapatkan fasilitas kredit

utk jaminan sendiri..pengaturanya ada dibuku ke II dan buku ke III KUHPerdata..
Sedangkan karakteristik perjanjian jaminan ada 3:

1. merupakan perjanjian accesoir

2. mengikuti nasib perjanjian pokoknya

3. dapat lahir demi hukum(UU) atau diperjanjikan

Merupakan perjanjian accesoir artinya perjanjian tambahan yaitu perjanjian yang dibuat berdasarkan atau berkaitan dengan perjanjian pokok
perjanjian pokok disini contohnya perjanjian kredit dibank..sedangkan perjanjian accesoirnya atau perjanjian jaminanya bisa sertifikat tanah

dapat lahir demi hukum ( UU) atau diperjanjikan
jaminan yg lahir dari Undang-Undang :
pasal 1131, 1132,1136 BW ====Konkuren ===Jaminan UMUM

pasal 1134 BW ayat 1 +=====previlege=====preference

1).Previlege yaitu hak istimewa ..pasal 1134 BW : dimana suatu hak yang diberikan oleh UU kpd kreditur yang satu di atas kreditur lainnya semata -mata berdasarkan sifat piutangnya..

2).Preference yaitu merupakan hak yang memberikan jaminan untuk didahulukan

Jaminan adalah suatu tanggungan yang diberikan oleh seorang debitor dan atau pihak ketiga kepada kreditor untuk menjamin kewajibannya dalam suatu perikatan

Jaminan merupakan suatu barang, harta, atau benda yang diberikan oleh debitur kepada kreditur dalam pengajuan suatu pinjaman. Jaminan berasal dari Bahasa Belanda, zekerheid atau cautie. Selain itu, dalam perbankan, jaminan disebut juga sebagai agunan. Untuk memaknai jaminan secara pragmatis, bisa dilihat dari kasus pinjaman ke bank.

Contoh kasus dalam pinjaman, seseorang memiliki rumah senilai Rp500 juta sebagai jaminan untuk mengajukan pinjaman uang sebesar Rp250 juta kepada bank. Maka, untuk mendapatkan kembali hak penggunaan rumah tersebut, si peminjam harus melunasi pinjaman (utang) tersebut dalam waktu yang sudah disepakati di awal dengan pihak bank. Apabila gagal memenuhi kewajibannya dalam membayar, maka jaminan tersebut menjadi milik bank.

Jenis-jenis Jaminan
Jaminan Perorangan. Merupakan jaminan yang diberikan perorangan kepada bank.
Jaminan Perusahaan. Merupakan jaminan yang diberikan oleh perusahaan kepada bank.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *