Berita Desa Bisnis Internasional Investigasi Paralegal Politik

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, Serahkan Hewan Qurban Kepada Takmir Masjid Agung Quba Kab. Madiun

Madiun,Sinarpolitan.com-Pemerintah melalui Kementerian Agama mengeluarkan edaran terkait panduan soal pemotongan hewan kurban, pemerintah menyarankan untuk dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R) atau jika ada keterbatasan RPH-R bisa melakukan pemotongan dengan penerapan jaga jarak, penerapan protokol kesehatan (prokes) dan kebersihan petugas, serta penerapan kebersihan alat penyembelihan kurban.

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami dan Wakil Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, menyerahkan hewan Qurban secara simbolis kepada Takmir Masjid Agung Quba Kab. Madiun Provinsi Jawa Timur selasa (20/7/2021). Adapun jumlah hewan qurban yang di akomodir oleh Pemerintah Kabupaten Madiun yang berasal dari Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum (Pakde Karwo) anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan Gubernur Jatim Khofifah Indarparawansa serta karyawan/karyawati pemerintah kabupaten Madiun melalui Bagian Kesra sekretariat Daerah Kab. Madiun berupa 13 ekor sapi dan 33 ekor kambing yang di distribusikan ke Panti asuhan dan pondok pesantren serta SLB yang tersebar di 15 kecamatan di wilayah Kabupaten Madiun.

Berdasarkan Surat edaran Kementerian Agama pemotongan hewan kurban diperlonggar menjadi tiga hari, yakni tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijah dan waktu yang dibutuhkan tiap hari tidak terlalu lama yaitu 4 sampai 5 jam (antara jam 07.00 – 12.00). “Saya berharap masyarakat kabupaten madiun tidak melakukan kerumunan saat penyembelihan hewan qurban, karena pemotongan hewan qurban dilaksanakan selama 4 hari, dan Kemudian nanti panitia yang mendistribusikan daging kurban ke tempat tinggal warga yang berhak atau melalui Ketua RT”, ungkap Bupati

Bupati juga mengingatkan kepada takmir masjid quba mematuhi protokol kesehatan saat penyembelihan hewan qurban hingga pendistribusiannya kemasyatakat mengingat jumlah terkomfrim positif di kabupaten madiun masih cukup tinggi.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *