Berita Desa Internasional Investigasi

5 Tips Hilangkan Sifat Iri Hati

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Madiun,Sinarpolitan.com-IRI hati merupakan suatu penyakit yang sering dialami manusia. Penyakit ini sangat mengganggu ketenangan jiwa. Ketika kita melihat orang lain bahagia misalnya, hati seakan tak terima. Padahal sudah sepatutnya kita ikut bahagia di atas kebahagiaan orang lain.Senin (19 Juli 2021)

Sesungguhnya orang yang iri hati ini terbujuk oleh hasutan setan. Mengapa begitu? Karena setan menyukai hal-hal yang buruk bagi manusia. Lalu bagaimana cara kita untuk menghilangkan sifat iri hati ini?

Berikut ada 5 tips untuk menghilangkan rasa iri hati.

Sibukkan diri dengan mendekatkan diri kepada Allah

Tentu hal ini dapat melupakan dan mengubur dalam-dalam sifat iri hati kita. Dengan menyibukkan diri untuk mendekatkan diri kepada Allah akan membuat kita lupa dan tidak ada waktu untuk iri hati terhadap orang lain.

Melihat kepada orang yang kurang beruntung

Jika kita iri dengan keadaan orang lain, misalnya kondisi kekayaannya, maka sadarilah bahwa kita bukan satu-satunya orang yang tak memiliki apa yang orang lain miliki. Masih banyak orang lain diluar sana yang keadaannya lebih menyedihkan dari pada kita.

Selalu bersyukur atas apa yang terjadi

Sadarilah bahwa orang lain beruntung namun bisa jadi ia tidak bersyukur dan itu adalah musibah baginya. Sedangkan kita mungkin mengalami musibah namun jika bersyukur maka itu adalah awal keberuntungan kita. Karena jika kita bersyukur Allah akan menambahkan kenikmatan pada diri kita.

Ingatlah bahwa iri hati menjauhkan kita dari Allah dan sesama

Sadarilah juga bahwa iri hati menghambat kesaksian kita. Dan juga ingatlah iri hati mudah dipakai setan untuk mendatangkan persoalan. Serta mengertilah bahwa iri hati menyengsarakan kita dan mendatangkan banyak kerusakan.

Berpikirlah lebih positif

Jika kita berusaha melihat segala sumber rasa iri itu dari sisi positif, maka yang tadinya nampak negatif akan menjadi berubah positif.

semoga bermanfaat Aamiin
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarokatuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *