Berita Desa Internasional Investigasi Paralegal

GOLONGAN HUKUM PIDANA OBJEKTIF (Ius Poenale) dan HUKUM PIDANA SUBJEKTIF (Ius Puniendi)

Madiun,Sinarpolitan.com-Hukum Pidana merupakan terjemahan dari perkataan “strafrecht”
(bahasa belanda) dan “criminal law” dalam bahasa inggris. Selasa ( 1/6/2021)
Para ahli
hukum memberikan pandangannya yang berbeda-beda mengenai
pengertian Hukum Pidana,
a. Hukum Pidana menurut Ismu Gunadi :
“Hukum Pidana adalah hukum yang memuat suatu peraturan-peraturan yang mengandung keharusan dan larangan terhadap
pelanggarnya yang diancam dengan hukuman berupa siksa
badan”.
Berdasarkan pernyataan Ismu Gunadi diatas, bahwa hukum
pidana merupakan suatu aturan-aturan yang harus di taati. Apabila
suatu aturan tersebut dilanggar maka akan dikenakan suatu hukuman
berupa siksa badan bagi pelanggarnya.
b. Hukum Pidana menurut Pompe :
“Hukum Pidana merupakan keseluruhan aturan ketentuan hukum
mengenai perbuatan-perbuatan yang dapat dihukum dan aturan
pidananya”.
Berdasarkan pernyataan Pompe diatas, bahwa hukum pidana
merupakan suatu keseluruhan aturan mengenai suatu perbuatan yang
terdapat aturan pidana dan dapat dikenakan sanksi pidana apabila
seseorang melakukan suatu perbuatan yang melanggar hukum.
Istilah Hukum pidana mengandung beberapa arti atau lebih tepat
dapat dikatakan bahwa Hukum Pidana itu dapat dipandang dari beberapa sudut, yaitu dari sudut hukum pidana dalam arti obyektif (Ius Poenale) dan hukum pidana dalam arti subjektif (Ius Puniendi).
Ius poenale dapat dibagi dalam dua golongan yaitu hukum pidana materiil
dan hukum pidana formil.
Berikut merupakan penggolongan hukum pidana dalam arti
obyektif dan hukum pidana dalam arti subyektif, yaitu :
1. Obyektif (Ius Poenale), yaitu sejumlah peraturan yang
mengandung larangan-larangan atau suatu keharusan yang
terdapat sanksi bagi para pelanggarnya.
2. Subyektif (Ius Puniendi), sejumlah peraturan yang mengatur
hak negara untuk menghukum seseorang yang melakukan
suatu perbuatan yang dilarang oleh hukum.
Berdasarkan pernyataan di atas mengenai hukum pidana dalam arti
obyektif dan subyektif, bahwa hukum pidana dalam arti obyektif adalah
sejumlah peraturan yang apabila dilanggar akan dikenakan sanksi bagi
pelanggar yaitu berupa sanksi pidana sedangkan hukum pidana dalam
arti subyektif adalah suatu hak negara berdasarkan hukum untuk
menuntut bagi pelanggar serta untuk menjatuhkan pidana dan
melaksanakan pidana.
Ius poenale dapat dibagi kedalam dua bagian yaitu hukum pidana
materiil dan hukum pidana formil.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *