Berita Desa Pariwisata

Ribuan Peziarah dimakam Troloyo dengan Munculnya Pedagang Kecil di Bulan Suci Ramadhan 1442 Bagian dari Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Mojokerto,Sinarpolitan.com-Makam Para Wali dan Para Pejuang Islam disaat bulan Ramadan menjadi tempat yang banyak dikunjungi para peziarah,tak ubahnya di Troloyo Mojopahit Mojokerto,terdapat beberapa makam pejuang Islam dari makam syeh Jumadil qubro,makam Ayah Sunan Kudus dan ada juga makam Patas Angin dan beberapa makam dari keturunan mojopahit.

(Kamis,29/4/2021),bersamaan Malam 17 Ramadan 1442 H atau malam Nuzulul Qur’an tepat nya dalam tanggalan Jawa malam Jumat legi,di Makam Troloyo Mojokerto Jawa Timur,salah satu tempat yang saat ini telah dikunjungi para peziarah dari berbagai daerah di seluruh Jawa Timur,hampir ribuan umat Islam berziarah di makam tersebut.

Pandemi Covid 19 tidak menyurutkan langkah para peziarah untuk meluangkan waktu ibadahnya di bulan Ramadan disaat ini,di pantauan awak media para peziarah ada yang tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan memakai masker,jaga jarak dan ada pula yang tidak memperhatikan protokol kesehatan.

Dan nuansa religi di makam troloyo yang berdekatan dengan Museum Mojopahit Mojokerto tambah larut malam mendekati jam 12 malam atau pukul 00.00 wib,suara takbir,tahmid doa berkumandang terus menerus tak henti hentinya.salah satu peziarah Sukirno dari Kota Baru Driyorejo Gresik saat dimintai keterangan menyatakan”tujuan berkunjung ke makam syeh Jumadil Qubro hanya ingin mendoakan agar para pejuang Islam bisa mengenang dan meneruskan arah perjuangan para waliyullah sehingga bisa dikenang sepanjang masa atas Budi baiknya”tegasnya.

Tidak itu pula akan tetapi dengan datangnya ribuan peziarah dimakam troloyo ternyata dibarengi dengan munculnya para pedagang kecil terkoordinir, untuk mengais rejeki mulai dari tempat parkir mobil umum dan kendaraan pribadi sampai sepanjang pintu masuk utama makam,kurang lebih hampir 300 M.
Sehingga perputaran ekonomi berjalan dengan baik dan ini bagian untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.(Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *