Berita Desa Investigasi Paralegal

Markus: Tanah Adalah Aset yang Harus Dikelola Secara Aman Tanpa Sengketa

Bangka barat,Sinarpolitan.com— Reforma agraria merupakan upaya penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang berkeadilan melalui penataan aset dibarengi penataan akses, kepada sumber ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat, Markus,S.H. mengatakan hal tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Kabupaten Bangka Barat tahun 2020 di Operasional Room ( OR ) II Setda Bangka Barat, Rabu (24/6/2020 ).

Menurut Markus, tanah merupakan aset yang harus dikelola secara aman tanpa adanya persengketaan yang menimbulkan konflik pertanahan di tengah masyarakat.

Dikatakannya, untuk mengatur dan mengantisipasi kemungkinan timbulnya konflik akibat sengketa tanah, Pemerintah Pusat telah mengeluarkan kebijakan melalui Peraturan Presiden ( Perpres ) Nomor 86 Tahun 2018 Tentang Reforma Agraria.

Adapun pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten Bangka Barat tahun 2020 telah didukung dengan pembentukan Gugus Tugas Reforma Agraria lewat Keputusan Bupati Nomor 188.45/164/1.3.1.1/2020,” ujar Markus.

Bupati berharap kegiatan reforma agraria ini dapat memberikan output berupa success story yang merupakan perwujudan nyata kehadiran Pemerintah dalam pelaksanaan reformasi agraria.

” Selain itu juga dapat berkontribusi menciptakan lapangan kerja dan ketahanan pangan juga penguatan ekonomi untuk peningkatan taraf hidup masyarakat.(Adv )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *