Berita Desa Internasional

Ekonomi Rakyat ‘Paceklik’ Kelaparan Didepan Mata, Pemprov DKI Harus Guyur BLT dan Pemberdayaan PKL Modal Usaha dan Sejahtera BerKeadilan

Jakarta,Sinarpolitan.com-APKLI Pada hari Sabtu 10 April 2021 tertorehkan sejarah baru yang ternantikan sejak saya teramanahi Ketua Umum (2011) atau selama 10 tahun. APKLI terijinkan bisa masuk Gedung Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, Gedung Serbaguna Kantor Walikota Jakarta Timur. Saya sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak H. M. Anwar, Walikota Jakarta Timur atas hal tersebut. Tentunya dengan sebuah harapan, mulai saat ini diseluruh wilayah DKI Jakarta tidak ada hal lain kecuali penataan dan pemberdayaan PKL sehingga usaha dan ekonominya maju dan berkembang, hidupnya sejahtera berkeadilan.

Ijinkan saya menukil pesan seorang sahabat dari Ngayogyokarto, Jumat 9/4/2021 pukul 19.00 WIB: …. ‘dulur-dulur sak mangkin sampun podo paceklik’ (saudara-saudara kita saat ini sudah alami kesulitan kail rezeki hidupi keluarga). Pada 17/3/2021 saya dengarkan keluh kesah para pedagang di Pasar Jatinegara Jaktim: ‘Sepi Pembeli’. Dan semalam (10/4/2021) tersampaikan oleh Pengusaha Ayam Pisangan Lama Jatinegara omsetnya turun dari 10 ton/per hari jadi 3 ton/hari. Yang ingin saya sampaikan adalah saat ini daya beli rakyat makin menurun akibatkan pembeli sepi dan omset turun drastis. Lebih dari itu, daya tahan ekonomi PKL atau UMKM sudah pada titik nadir.

Realitas tersebut tidak boleh dibiarkan terlalu lama dapat akibatkan kelaparan. Dan tatkala massif dan massal bisa timbulkan persoalan sosial yang pada ujung dan akhirnya sulit dikendalikan. Untuk itu, saya minta pelaku UMKM (PKL) perkokoh kebersamaan, saling mendukung dan gotong royong. Dan saya perintahkan jajaran APKLI se-DKI Jakarta bersama pemerintah dan sthakeholder lainnya untuk kobarkan kampanye, kumandangkan seruan “Mari Belanja / Jajan di Warung Tetangga Sendiri. Mari Membeli dan Memakai Produk-Produk Rakyat Sendiri.

Kepada Pemprov DKI untuk segera guyur BLT ke rakyat miskin secepat-cepatnya (tepat sasaran) untuk geliatkan UMKM. Dan segera guyur modal usaha melalui Bank DKI dan bank penyalur KUR yang lain dengan perlonggar persyaratan semisal pemutihan BI Checking. Juga guyur CSR BUMN/BUMD/Swasta, serta urai beban ekonomi rakyat dengan pemutihan bunga kredit tertunggak.

Saat ini pandemi covid-19 sudah lebih dari 1 tahun. Sudah banyak masyarakat terpapar dan dapatkan kekebalan alamiah. Demikian pula vaksinasi sudah lebih 10 juta dan jumlahnya makin banyak ke depan. Oleh karena itu, Pemprov DKI harus memberikan kesempatan usaha seluas-luasnya bagi pelaku UMKM dengan mematuhi prokes covid-19. Langkah ini harus dilakukan super cepat dan tepat sasaran, lebih-lebih, Jakarta adalah Ibukota Negara RI.

Kata Sambutan dan Pengarahan Ketua Umum DPP APKLI, dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed yang juga Presiden GBN dan Ketua Umum Primnaskop GSN seusai melantik DPW APKLI DKI Jakarta 2020-2025 dibawah kepemimpinan Ir Hairul Hidayat, MM yang juga Ketua Dekot DKI Jakarta di Gedung Serbaguna Kantor Walikota Jakarta Timur, Sabtu, 10/4/2021 yang dihadiri Walikota Jaktim, M. Anwar dan PLT Kepala Dinas PPUKM DKI Jakarta, Andri Yansyah(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *