Internasional

Siswa Pendidikan Bintara Sandi Tahun 2020 TNI AD Kunjungi BSSN Diskusikan Perkembangan Persandian

Depok,Sinarpolitan.com– BSSN menerima kunjungan 20 Siswa Pendidikan Bintara Sandi Tahun 2020 TNI AD yang bermaksud untuk bertukar informasi terbaru tentang persandian dan keamanan siber. Kunjungan diterima oleh Kasubbag Publikasi dan Dokumentasi Bagian Komunikasi Publik, Yudhi Hernawan, di Gedung Pusdiklat BSSN Depok, Jawa Barat pada hari Jumat (04/12/2020)

Mengantarkan ke sesi diskusi, Yudhi Hernawan menjelaskan mengenai tugas, fungsi serta tata organisasi BSSN dalam mengawaki tanggung jawab pengamanan ruang siber.
“BSSN bertugas melaksanakan keamanan siber dengan memanfaatkan, mengembangkan dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber. Dalam melaksanakan tanggung jawab tersebut BSSN memiliki Unit Pelaksana Teknis seperti Inspektorat, Politeknik Siber dan Sandi Negara, Balai Sertifikasi Elektronik, Balai Deteksi Sinyal dan Museum Sandi yang tersebar di beberapa kota di Indonesia,” ungkap Yudhi.
Dalam sesi diskusi, Kepala Sub. Direktorat Audit Keamanan Informasi Direktorat Proteksi Pemerintah, Danang Jaya menjadi narasumber. Danang menyampaikan materi tentang “Peran Persandian dalam Perang Siber.
“Presiden Joko Widodo dalam Pidato HUT ke-74 RI menyatakan data merupakan jenis kekayaan baru bangsa kita yang lebih berharga dari minyak. Kala itu Presiden juga berpesan dalam bidang pertahanan keamanan kita harus tanggap dan siap menghadapi perang siber,” papar Danang.
Danang kemudian menjelaskan mengenai ruang lingkup persandian yang terbagi menjadi tiga bagian.
“Bagian pertama adalah people, sumber daya manusia yang mengawaki tugas persandian harus aware. Bagian berikutnya adalah proses yang juga harus dilakukan dengan benar dan bagian yang terakhir adalah teknologi yang juga harus terus menyesuaikan dengan zaman,” terang Danang.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta sangat antusias mengikuti dan mendiskusikan materi yang dipaparkan oleh narasumber. Protokol kesehatan tetap diberlakukan semenjak awal kegiatan. Peserta menunjukkan hasil rapid test, memakai masker dan tetap menjaga jarak selama kegiatan berlangsung.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *