Paralegal

Rancangan PKPU Pilkada 2020: Peserta Kampanye Langsung Dibatasi 20 Orang

Jakarta, Sinarpolitan.com – KPU menyusun rancangan peraturan KPU (PKPU) untuk pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 di tengah pandemi virus corona. PKPU ini dibuat untuk mengatur sejumlah tahapan Pilkada 2020 yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona.

Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, mengatakan, dalam tahapan kampanye, pihaknya mengatur pembatasan pertemuan secara langsung antara calon kepala daerah dan masyarakat. Raka menyebut pertemuan langsung dibatasi maksimal 20 orang dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Dilakukan secara langsung dengan ketentuan dilaksanakan dalam ruangan atau gedung tertutup, peserta kampanye paling banyak 20 orang,” kata Raka menjelaskan rancangan PKPU dalam uji publik secara virtual, Sabtu (6/6).

Raka menyebut saat kampanye langsung itu, pihak calon kepala daerah harus mengatur ruangan dengan memperhatikan jarak tempat duduk.

“Pengaturan ruangan dan tempat duduk harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona dan wajib memenuhi ketentuan mengenai status penanganan virus corona pada daerah pemilihan setempat,” lanjut mantan Ketua KPU Bali itu.

Namun, Raka berharap calon kepala daerah dapat mengganti kampanye secara langsung ini dengan menggunakan perkembangan teknologi, seperti melakukan pertemuan melalui media daring. Selain itu, kepala daerah juga dapat memanfaatkan media sosial.

“Partai politik atau gabungan partai politik, pasangan calon dan/atau tim kampanye mengupayakan metode kampanye pertemuan terbatas dilakukan secara daring melalui video conference atau tatap muka virtual dengan memanfaatkan media daring atau media sosial,”.(adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *