Internasional

Indonesia Bersatu, Masyarakat Cerdas Memutus Mata Rantai Covid-19 Dengan Menggunakan Masker

Madiun-Sinarpolitan.com. Menanggapi perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia, dan himbauan pemerintah agar masyarakat wajib menggunakan masker apabila keluar rumah. Penggunaan Masker di yakini merupakan salah satu solusi untuk mencegah terkena virus atau mengurangi resiko tertular atau menularkan kepada orang lain.

Selama Pandemi Covid 19 yang terjadi masker menjadi kebutuhan masyarakat luas yang harus dimiliki dan membuat ketersediaan barang ini menjadi langka, sehingga banyak masyarakat yang belum mentaati aturan pemerintah tersebut dikarenakan, selain ketersediaan masker yang menjadi langka, harga masker pun kian naik melonjaknya.

Setelah melihat dan memperhatikan masih banyak masyarakat yang belum mengunakan masker dan juga sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Madiun agar semua masyarakat menggunakan masker Pimred Justicecyber.online dan Sinarpolitan.com mengajak masyarakat untuk melakukan pencegahan dengan cara yang sehat dan menyenangkan melalui media massa, facebook, ig, twitter, michat, telegram.

“ Kami mengajak masyarakat untuk aware (sadar ) terhadap kondisi sekarang, setidaknya melakukan pencegahan dan mengikuti himbauan dari Pemerintah dengan kesadaran yang tinggi pentingnya menggunakan masker untuk melindungi diri sendiri dan juga melindungi orang lain” ucapnya

Kami juga mengajak masyarakat rajin cuci tangan pakai sabun, jaga jarak fisik, dan jangan lupa olah raga, berjemur saat matahari terbit mulai jam 07.00-08.30 WIB. “ Mari kita jaga kesehatan kita sendiri, kesehatan keluarga juga kesehatan tetangga, ajak keluarga, tetangga agar selalu mengunakan masker.” Imbuhnya

Tak lupa Pimred media justicecyber.online dan sinarpolitan.com, mengucapkan terima kasih kepada para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya sebagai garda terdepan, pejuang kemanusiaan dalam memberikan layanan medis bagi para korban Covid-19 secara langsung.

Kami turut berduka cita yang sangat mendalam kepada para dokter dan tenaga medis, pahlawan kemanusiaan yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona ketika sedang menjalankan tugas mulia tersebut. “Semoga amal ibadah mereka diterima Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Demikian juga, bagi para pasien yang meninggal akibat Covid-19.” ucapnya.

Jaga kesehatan anda dan sekitarnya, pemudik pulang ke kampung halaman untuk ditunda sementara waktu sampai menunggu situasi aman, dan disediakan ruang isolasi selama 14 hari di tiap-tiap Desa. (Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *