Paralegal

Angin Beliung Sapu Puluhan Rumah Di Desa Dimong Madiun

Madiun, Sinarpolitan.com – Angin puting beliung melanda sejumlah desa di Kabupaten Madiun yang menimbulkan kerusakan puluhan rumah salah satunya di Desa Dimong, Kecamatan Madiun ,Jumat,3/4/2020,sore.

Kerusakan terparah berada di RT 10-15 Dusun Kopek, Desa Dimong. Yang paling parah akibat terjangan angin terjadi di RT 14 . Puluhan rumah di wilayah itu rusak disapu angin, salah satunya rumah milik Nurwakhid roboh dan yang lainnya mengalami kerusakan berat. Ratusan rumah tampak porak poranda diterjang puting beliung Jumat sore kemarin.

Kepala Desa Dimong, Sudjarwo, SH kepada wartawan mengatakan ikut prihatin atas musibah yang terjadi didesanya akibat hujan deras yang disertai angin puting beliung hingga menyebabkan kerusakan puluhan rumah warga di dusun kopek Rt 10-15.

“Kami ikut prihatin atas musibah bencana puting beliung yang menimpa desa Dimong terutama dusun kopek jumat sore kemarin(3/4/2020),” kata Sudjarwo,SH.

Sudjarwo juga menambahkan bahwa dirinya bersama perangkat dan BPBD langsung meninjau lokasi,kerusakan terparah yang berada di RT 14 dusun kopek. Dan kami perintahkan untuk mendata dan menginventarisir rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan baik rusak ringan maupun berat, dan pemerintah desa berencana memberi bantuan kepada warga yang terdampak.

“Kami perintahkan pamong untuk mendata rumah warga yang terdampak baik yang mengalami rusak ringan maupun berat, kami akan berikan bantuan dari pemerintah Desa,” kata Kades Dimong.

Solikin salah satu warga RT 14 yang rumahnya roboh diterjang puting beliung pada peristiwa tersebut mengatakan saat kejadian dirinya berada di rumah bersama keluarga, sekitar pukul setengah lima sore hujan deras disertai angin kencang tiba-tiba terdengar suara bergetar, dirinya dan keluarga lari keluar rumah menyelamatkan diri dan tiba-tiba rumahnya roboh, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

“Kejadiannya pukul setengah lima sore, hujan deras disertai angin tiba-tiba terdengar suara bergetar, kami sekeluarga lari keluar rumah dan tiba- tiba rumah kami sudah roboh” kata solikin.

Kepala BPBD Kabupaten Madiun ,Muhammad Zahrowi mengatakan, hujan disertai angin puting beliung menyebabkan pohon ambruk dan rumah roboh.

Total yang terdampak angin puting beliung ini ada satu rumah roboh, puluhan rumah rusak ringan dan berat untuk tidak ada korban jiwa,dan untuk kerugian material masih dalam pendataan ungkap Muhammad Zahrowi.

Muhammad Zahrowi menjelaskan, ada enam desa yang terdampak yaitu Desa Sumberbendo Kecamatan Saradan, Desa Ngadirejo Kecamatan Wonoasri, Kemudian Desa Dempelan Kecamatan Madiun, Desa Klecorejo Kecamatan Mejayan, Desa Sidodadi Kecamatan Mejayan.

Sampai berita ini diturunkan warga masih bergotong royong dibantu anggota BPBD, TNI, Polri membersihkan puing – puing rumah terdampak.(zm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *